LOADING...
05 Apr

Is Technology a Threat to Accountant?

Seorang akuntan memiliki profesi dalam mencatat, mengaudit, dan menyimpulkan sebuah keuangan perusahaan. Pada intinya, tugas akuntan adalah sebagai sarana untuk mempermudah pekerjaan dalam sebuah perusahaan khususnya dalam bidang keuangan. Pada masa ini tak dapat kita pungkiri bahwa teknologi sudah semakin berkembang. Aktivitas manusia telah semakin mudah dijalani dengan bantuan teknologi. Adanya aplikasi, gadget, dan kemukhtahiran teknologi dari hari ke hari semakin memudahkan manusia dalam menjalani mulai dari tanggungjawab hingga ke aktivitas sehari-hari.

Teknologi telah merambat ke banyak aspek kehidupan kita, tak terkecuali juga di kehidupan para akuntan. Profesi akuntansi adalah semua bidang pekerjaan yang mempergunakan keahlian di bidang akuntansi. Apabila pekerjaan seorang akuntan telah banyak dibantu oleh teknologi, apakah memungkinkan pekerjaan akuntan akan tergeser?

Keberadaan teknologi meminimalisir human error, dan mengantisipasi berbagai tindak kecurangan dalam bidang keuangan. Sebuah survey yang dilakukan oleh CV Library tersirat bahwa akuntan memang memiliki hubungan yang berkontradiksi dengan teknologi. Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa para akuntan profesional menilai bahwa kebutuhan akan teknologi di tempat kerja lebih besar dari industri lainnya.

Ada berbagai macam sistem informasi dengan menggunakan teknologi informasi yang muncul, antara lain Electronic Data Processing Systems, Data Processing Systems (DPS), Decision Support System (DSS), Management Information System (MIS), Executive Information Systems (EIS), Expert System (ES) dan Accounting Information System (AIS) (Bodnar, 1998). Saluran komunikasi yang dapat dipakai untuk berkomunikasi adalah standard telephone lines, coaxial cable, fiber optics, microwave systems, communications satellites, cellular radio and telephone. Sedangkan konfigurasi jaringan yang dapat digunakan untuk berkomunikasi adalah Wide Area Network (WAN), Local Area Network (LAN), dan Client/Server Configurations (Romney, 2000).

Sebenarnya, ada dua kelebihan yang signifikan akibat dari teknologi informasi ini. Yang pertama, apabila sebuah perusahaan berintegrasi dengan computer untuk mengawasi dan mengendalikan produksinya, ini akan menjadi lebih mudah karena informasi dapat diterima dengan lebih mudah dan informasi dapat diterima dengan cepat oleh atasannya, bahkan atasan tersebut dapat melihat bagaimana pergerakan inventory secara real time. Kemajuan kedua adalah ketersediaan alat-alat yang dibutuhkan, seperti ketersediaan komputer personal (PC), software, dan paket-paket grafis yang memudahkan pengguna (user friendly).

Salah satu ekonom Indonesia mengatakan bahwa akuntan harus meningkatkan kemampuan analisis yang bersampak positif terhadap pasar, bukan hanya analisis sebab-akibat. Dalam era digital ini, telah terjadi beberapa pergeseran nilai perusahaan. Contohnya adalah perusahaan berbasis digital seperti Traveloka yang saat ini memiliki nilai valuasi hingga USD 2 Milliar dan Tokopedia memperoleh suntikan dana dari Alibaba. Dalam hal ini, kita bisa melihat asset dari sudut pandang lainnya sebagai data dan informasi yang dimiliki oleh perusahaan. Namun terdapat sisi negatif dari aspek ini, yaitu, adanya kekhawatiran tersendiri mengenai penyusunan laporan keuangan yang tidak sesuai dengan bisnis digital.

Oleh karena itu, sebetulnya kita sebagai para calon akuntan tidak harus takut dengan kemajuan teknologi yang semakin lama semakin dapat mengikis porsi pekerjaan kita, karena pada akhirnya peran kita masih dibutuhkan karena teknologi tidak akan dapat melakukan analisis lebih baik dibandingkan manusia. Namun, hal ini bukan berarti bahwa kita menjadi lengah dalam menyikapi dinamika teknologi, diperlukan sikap kritis dan peka terhadap teknologi agar dunia bisnis dan perindustrian tetap mendapatkan manfaat dari profesi akuntan

Referensi :
Accountants Threatened by Technology. (n.d.). Retrieved from https://economia.icaew.com/news/august-2015/accountants-threatened-by-technology
Ancaman terhadap Independensi Akuntan Publik. (n.d.). Retrieved from http://www.jtanzilco.com/blog/detail/669/slug/ancaman-terhadap-independsi-akuntan-publik
Etika Profesi Akuntansi. (n.d.). Retrieved from http://zetzu.blogspot.co.id/2013/07/etika-profesi-akuntansi.html
Maharsi, S. (n.d.). PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP BIDANG AKUNTANSI MANAJEMEN.

Leave A Comment